Tahapan Analisis Anggaran


Tahap-tahap analisis selisih anggaran dapat diuraikan sebagai berikut:

1.   Siapkan Data-data Anggaran dan Laporan Realisasi Anggaran

Data utama yang digunakan dalam analisis ini adalah anggaran (APBD) dan laporan realisasi anggaran. Data anggaran memuat rencana-rencana penerimaan pendapatan, pengeluaran belanja dan pembiayaan dalam satu periode. Data laporan realisasi anggaran memuat realisasi penerimaan pendapatan, pengeluaran belanja dan pembiayaan dalam satu periode. Pastikan item-item dalam laporan realisasi anggaran sama dengan item-item pada rencana anggaran. 

2.   Bandingkan Data-data Realisasi Anggaran dengan Anggarannya Untuk Setiap Item yang Sama

Item anggaran dibandingkan dengan item realisasi baik pada pos pendapatan, belanja maupun pembiayaan. Untuk memperoleh hasil yang obyektif dan akuntabel, laporan realisasi anggaran harus didukung dengan bukti-bukti yang cukup dan memadai.

3.   Hitung Selisih Anggaran.

Pembandingan anggaran dengan realisasinya menghasilkan selisih atau penyimpangan (variance). Selisih ini dikelompokkan menjadi dua yaitu selisih penerimaan dan selisih pengeluaran sehingga dapat diketahui selisih lebih (surplus) atau selisih kurang (defisit) anggaran

4.   Hitung Prosentase Tingkat Ketercapaian Anggaran

Nilai selisih anggaran yang terjadi dapat dihitung prosentase ketercapainnya. Penghitungan prosentase ketercapaian ini dilakukan pada pos-pos penerimaan maupun pengeluaran. Format Analisis Selisih Anggaran Pemerintah Daerah dapat dilihat pada tabel 1.

5.   Lakukan Analytical Procedure dengan Pembuatan Rasio-Rasio Kinerja

Untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang kinerja organisasi, maka analisis bisa diteruskan dengan melakukan penghitungan rasio-rasio anggaran, misalnya rasio kemandirian, rasio pajak daerah terhadap PAD, rasio belanja aparatur terhadap total belanja dan sebagainya.

Tabel 1 Format Analisis Selisih Anggaran Pemerintah Daerah

KETERANGAN
ANGGARAN
REALISASI
SELISIH
% CAPAIAN
PENDAPATAN




Pendapatan Asli Daerah




- Pajak Daerah
xxxx
xxxx
xxxx
x %
- Retribusi Daerah
xxxx
xxxx
xxxx
x %
- Bagian Laba BUMD
xxxx
xxxx
xxxx
x %
- Lain-lain PAD yang Sah
xxxx
xxxx
xxxx
x %





Dana Perimbangan




- Bagi Hasil Pajak
xxxx
xxxx
xxxx
x %
- Bagi Hasil Bukan Pajak/ Sumber
  Daya Alam

xxxx

xxxx

xxxx

x %
- Dana Alokasi Umum (DAU)
xxxx
xxxx
xxxx
x %
- Dana Alokasi Khusus (DAK)
xxxx
xxxx
xxxx
x %





Lain-lain Pendapatan yang Sah




- Bantuan Dana Kontinjensi/
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Jumlah Pendapatan
xxxx
xxxx
xxxx
x %





BELANJA




Aparatur Daerah




Belanja Administrasi
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Operasi dan Pemeliharaan
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Modal
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Pelayanan Publik




Belanja Administrasi
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Operasi dan Pemeliharaan
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Modal
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Bagi Hasil
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Belanja Tidak Tersangka
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Jumlah Belanja
xxxx
xxxx
xxxx
x %
Surplus/Defisit


xxxx







1 comment:

arief hertadi said...

Sangat menarik sekali beberapa topik presentasinya..semoga sukses dan selalu bermanfaat..
perkenalkan saya arief dari PT MAIRODI MANDIRI SEJAHTERA..perusahaan kami bergerak dibidang pelatihan..mudah-mudahan sekiranya kita bisa bersinergi dalam pengembangan skill dan kualitas,untuk menambah wawasan dan meningkatkan kerjasama dalam aspek teknik dan non teknik..berikut saya berikan informasinya mengenai website resmi perusahaan kami..
mairodi-training.com
pelatihan-indonesia.com
pelatihan-jakarta.com
training-bandung.com
training-yogyakarta.com
training-k3.com